Do’a Dua per Tiga Malam
Disaat aku jatuh sakit dan meratapi nasib
mungkin cuma itulah aku menyebutmu
Diwaktu aku jauh darimu dan melupakanmu
Engkau masih saja menjagaku
Ya Allah
Aku tahu telah banyak dosa yang kulakukan
Tetapi kuingin mengahpus kelam
Membuka lembaran baru untuk masa depan
Setiap kali kurasakan dinginnya air malam
kedua tangan menengadah dengan meneteskan air mata
saat itulah kuucapkan do’a
Merasa tak dikabulkan
dan penuh harapan akan dikabulkan
Ya Allah
Aku berlindung kepadamu dari godaan setan
Berilah aku petunjuk
seperti orang-orang yang telah engkau beri petunjuk
agar aku mendapatkan rahmat dan kesejukan hati
agar aku tidak jauh darimu lagi
Amin
Jumat, 23 Oktober 2009
Sabtu, 10 Oktober 2009
puisi
Bocah Kecil di Lampu Merah
Riang ceria pandangannya
seakan selalu gembira
walau hati tak sejalan dengan muka
ia tetap berusaha
Walau hari sudah panjang
dan siang terlewat datang
engkau tak bermuram muka
Di waktu yang singkat itu
tak banyak yang menunggu
Beberapa kereta yang angkuh
dan para jenderal di dalamnya
Dia dan kereta itu
tak jauh, hanya seleparan batu
Dan dari
suara lantangnya diperdengarkan
Tapi apa yang ia dapat
wajah masam bermata tajam
Sambil mengulurkan tangan
seolah berkata
Cepat pergi kau dari mukaku
lalu ia lari menghampiri tangan itu
by eka puji wara
Read More......
Langganan:
Postingan (Atom)
SELAMAT DATANG
Selamat datang di blogku ini walau sederhana yang penting happy.
translator
Daftar isi Blog
visitor
Pengikut
spy

